Hai kawan
Mari Coba sedikit kita lamunkan
Mengingat masa yg terlewatkan
Mengangkat memori yang tersimpan
Yang terlupakan ataupun dilupakan
Banyak hal yg telah da di perjalanan
Kenangan manis penuh keceriaan
Kenangan pahit penuh kedukaan
Kesuksesan yang dianggap menbanggakan
Kegagalan yang
terkadang mengecewakan
Lalu...
Coba renungkan jauh kedepan
Saat persidangan Tuhan dijalankan
Setelah bumi diluluh lantakan
Manusia segala jaman dibangkitkan
Lalu dipadang masyar dikumpulkan
Tiap kita hanya punya satu harapan
Jadi penghuni surga dan bertemu Tuhan
Persidangan Tuhan penuh kemurnian
Tak da hakim berbuat kesewenangan
Tak da kputusan terpengaruh suapan
Tak da pengacara yang cuma kejar imbalan
Tak da juga saksi yang penuh kepalsuan
Hanya amal kitalah yang jadi jaminan
Lalu...
Cobalah ingat hai kawan
Sudahkan syukur dalam kenikmatan
Dan kamu sabar dalan tiap cobaan
Shg malaikat mencatat amal kebaikan
Atau justru takabur dlm keberhasilan
Dan kamu mengeluh dlm kegagalan
Malaikatpun mencatatnya amal kejelekan
Lalu...
Sedikit kamu adakan perhitungan
Kebaikan dan kejelekan yang diamalkan
Selintas pandang dalam pikiran
Manakah yang telah jadi ungulan
Andai dalam jumlah diperbandingkan
Jikalau amal kejelekan banyak teramalkan
Hingga tak sebanding dgn amal kebaikan
Maka siaplah hai kawan kau rasakan
Neraka penuh siksa sebagai balasan
Lalu...
ku hanya bs berpesan hai kawan
Lanjutkanlah kebaikan hentikanlah kejahatan
Beristighfarlh mhon ampunan Tuhan
Moga terkabul dan dapat keridoan
Dan kedalam surga dimasukan.
A miin !
Rabu, 17 Februari 2010
Neraka Bukan Tujuan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar